Tampilkan postingan dengan label Banking. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Banking. Tampilkan semua postingan

Senin, 25 Juli 2022

Langkah Mengatasi Akun BRI Mobile Banking Terblokir

Mengatasi BRI mobile banking terblokir perlu Anda ketahui agar dapat mengaktifkannya segera, karena tidak akan bisa digunakan untuk transaksi. Saat mengurusnya terdapat syarat dan ketentuan yang harus dipatuhi agar bisa segera diproses dan digunakan kembali. Alhasil, nasabah pun akan kembali bisa melakukan berbagai macam transaksi.
membuka blokir akun BRI Mobile


Tujuan pemblokiran akun umumnya untuk keamanan data dan rekening nasabah itu sendiri. Beberapa penyebabnya bisa karena adanya aktivitas skimming, atau adanya indikasi pembobolan akun. Bahkan nasabah BRI sendiri juga dapat melakukan blokir untuk beberapa alasan seperti kartu ATM baru saja terjatuh atau hilang agar tidak disalah gunakan pihak lain.

Beberapa Cara Mengatasi BRI Mobile Banking Terblokir


Penyebab BRI mobile banking terblokir bukan hanya disebabkan oleh kesalahan pengguna, namun hal lainnya. Saat itu terjadi Anda bisa menggunakan beberapa cara jitu yang akan mempermudah prosesnya agar bisa digunakan kembali, berikut ulasannya:

1. Membuka blokir Mobile BRI Melalui Internet Banking


Cara ini sangat cocok Anda fungsikan untuk mengaktifkan kembali BRI Mobile banking terblokir. sebelumnya pastikan Anda sudah mendownload aplikasinya di Google Playstore dan lakukan proses login, berikut ulasan lengkapnya:

  • Masuk ke aplikasi BRI Mobile, pilih internet banking.
  • Lakukan login akun pada internet banking.
  • Pilih menu pelayanan, klik enable/ disable kartu.
  • Masukkan nomor rekening Anda, tekan ok.
  • Mobile banking BRI sudah bisa digunakan kembali.

2. Melalui Website Resmi BRI


Saat BRI mobile banking terblokir Anda tidak harus mengunjungi kantor cabang terdekat, cukup akses melalui website resminya baik menggunakan HP atau PC. Siapkan syarat dan ketentuan yang berlaku, kemudian proses tersebut bisa segera Anda lakukan, berikut ulasannya:

  • Buka website resmi BRI yakni di alamat https://ib.bri.co.id/.
  • Lakukan login menggunakan internet banking yang terblokir.
  • Pilih menu pelayanan nasabah.
  • Pilih menu pelayanan, klik enable/ disable kartu.
  • Masukkan password akun mobile banking Anda, tekan ok.
  • Mobile banking BRI sudah bisa digunakan kembali.

3. Membuka Blokir dari Aplikasi BRI Mobile Banking


Cara ini sangat cocok Anda fungsikan untuk mengaktifkan kembali BRI Mobile banking terblokir, karena bisa dilakukan dimanapun dan kapanpun, cukup pastikan perangkat memiliki koneksi internet lancar dan juga sudah memiliki akun mobile banking sebelumnya.

  • Masuk ke aplikasi BRI Mobile.
  • Lakukan login menggunakan user ID dan password.
  • Pilih menu pelayanan, klik enable/ disable kartu.
  • Masukkan PIN BRI Mobile.
  • Selanjutnya tekan kirim.
  • Tunggu beberapa saat hingga ada SMS pemberitahuan.
  • Mobile banking BRI sudah bisa digunakan kembali

4. Melalui Kantor Cabang Terdekat


Membuka akun aplikasi BRI mobile banking yang terblokir selanjutnya adalah melalui kantor cabang terdekat. Prosesnya cukup mudah. Ini hanya dapat dilakukan saat jam kerja saja namun cara ini bisa menjadi solusi terbaik, berikut ulasannya:

Persyaratan yang harus dibawa:

  • Buku tabungan
  • KTP atau kartu tanda pengenal yang masih aktif.
  • Kartu ATM
  • Nomor HP aktif

Cara memprosesnya:

  • Bawa semua persyaratan yang dibutuhkan.
  • Datanglah ke cabang BRI terdekat.
  • Ambil nomor antrian yang disediakan.
  • Temui customer service, serahkan semua persyaratan.
  • Proses ini tidak dapat diwakilkan kepada pihak lainnya.
  • Saat diproses, silakan menunggu hingga dipanggil kembali.
  • Proses pengaktifan akan berjalan sekitar setengah jam.
  • Catatan jika berjalan dengan lancar tanpa adanya hambatan.
  • Selanjutnya Anda akan diberikan username dan password baru.
  • Lakukan login pada aplikasi BRI Mobile Anda.
  • Masukkan username dan password yang diberikan oleh customer service.
  • Mobile banking BRI sudah bisa digunakan kembali untuk transaksi.

Beberapa cara diatas bisa anda pilih jika mengalami problem akun BRI Mobile terkena blokir agar bisa segera digunakan untuk melakukan transaksi kembali atau kegiatan lainnya. Agar tidak terjadi hal tersebut maka ketahui apa saja penyebabnya, informasi tersebut bisa diketahui melalui platform resmi Bank BRI.

Cara Mengaktifkan Bayar BPJS Otomatis Bank Mandiri Dari Aplikasi JKN

Membayar iuran bulanan BPJS mandiri wajib dilakukan supaya tidak terkena denda atau penangguhan pelayanan kesehatan. Adapun cara membayar tagihan bisa dilakukan dengan berbagai cara, mulai melalui ATM, Mobile atau internet banking, lewat loket pembayaran seperti Kantor POS, Indomart, Alfamart, Via marketplace online, Auto Debet dan masih banyak lainnya.
Membayar BPJS otomatis dari rekening Mandiri

Banyak kejadian peserta lupa membayar tagihan sehingga sudah kelewat bulan. Untuk itulah saat ini pihak BPJS bekerjasama dengan Bank memberikan solusi cara membayar iuran bulanan BPJS dengan metode Auto Debit Bank Mandiri, BNI, BRI, BTN dan bank yang sudah bermitra dengan BPJS.

Bayar BPJS dengan metode Auto Debit adalah solusi bagi yang tidak ingin menunggak iuran bulanan BPJS, entah karena kelupaan bayar atau sebab lainnya. Nantinya secara otomatis saldo rekening akan berkurang sesuai jumlah tanggungan iuran yang harus dibayarkan setiap bulannya beserta biaya admin perbankan yang ditetapkan masing-masing Bank.

Simak juga Cara membuka Blokir Mandiri Online tanpa datang ke Bank serta Cara merubah PIN ATM melalui panggilan ke nomor *141#.

Untuk anda Nasabah Bank Mandiri dan ingin mengaktifkan pembayaran otomatis BPJS bisa melalui aplikasi mandiri Online Banking, Datang ke kantor cabang Bank terdekat atau bisa langsung mendaftar melalui aplikasi JKN Mobile dari smartphone anda.

Cara Mengaktifkan Auto Debit BPJS melalui JKN Mobile


Pendaftaran Auto Debet JKN

  1. Pastikan sudah memasang Aplikasi JKN Mobile di smartphone anda
  2. Login ke akun JKN mobile dan pilih menu Pendaftaran Auto Debit
  3. Pilih Bank Mandiri dan setujui persyaratannya dengan menekan tombol Saya Setuju
  4. Tekan tombol Daftar Auto Debit pada halaman yang menampilkan jumlah peserta beserta total biayanya
  5. Isi Nomor rekening, Nama pemilik rekening dan nomor ponsel yang terdaftar di Bank untuk proses autentifikasi
  6. Bila sudah, tekan tombol Daftar Auto Debit, Lalu periksa SMS masuk dari Nomor 3355
  7. Masukkan kode OTP yang didapat lalu tekan tombol Verifikasi
  8. Setelah proses verifikasi berhasil, maka pendaftaran Auto Debet sudah selesai
Proses verifikasi bayar otomatis BPJS



Menurut keterangan dari situs BPJS, Proses pendebetan akan dilakukan setiap tanggal 5 atau 10 setiap bulannya sesuai ketentuan masing-masing Bank. Jadi silahkan periksa apakah saldo anda sudah berkurang di rentang tanggal tersebut atau belum.

Bila ternyata sampai akhir bulan saldo rekening tidak berkurang dan tidak ada pendebitan yang dilakukan oleh Bank Mandiri, Bisa menghubungi kantor cabang Bank terdekat atau bisa call online ke nomor layanan Mandiri 14000.

Selain menggunakan antarmuka aplikasi JKN, Peserta BPJS juga dapat mengaktifkan auto Debet melalui menu pembayaran di aplikasi Mandiri Online pada opsi Auto Debit.

Sedangkan Untuk membatalkan pembayaran otomatis BPJS bisa melalui aplikasi Mandiri Online maupun datang langsung ke Bank terdekat. Dimana untuk pengguna aplikasi Mobile banking ada menu khusus yang mudah digunakan untuk membatalkan auto debet.

Itulah cara mudah membayar BPJS otomatis dari rekening Bank Mandiri dengan mengaktifkannya melalui Aplikasi JKN Mobile, Semoga tidak telat atau lupa lagi bayar iuran bulanannya.

Cara Mengisi Saldo GOPAY via ATM BRI Serta Biaya Admin transaksinya

Aplikasi rekening digital seperti GoPay pastinya sudah familiar bagi pengguna layanan Gojek. Apalagi saat ini metode pembayaran non tunai sangat dianjurkan demi keamanan dan pastinya lebih mudah. Nah, di topik kali ini saya akan membahas tentang cara mengisi saldo (Top-up) Gopay via ATM BRI beserta biaya transaksinya.
Isi saldo gopay dan biaya adminnya

Seperti diketahui, Dompet digital GoPay memiliki tiga jenis layanan sesuai kegunaannya, diantaranya GoPay Customer, GoPay Merchant serta GoPay Driver. Kesemuanya memiliki fungsi berbeda sesuai transaksi apa yang ingin dilakukan seperti berbelanja, pengemudi gojek, pembayaran digital dan transaksi lainnya.

Untuk bisa menggunakannya untuk bertransaksi, tentunya saldo GoPay harus diisi terlebh dahulu layaknya rekening pribadi kita di Bank. Dan bagi nasabah Bank BRI bisa melakukan pengisian saldo GoPay melalui ATM meskipun banyak metode pembayaran yang bisa dipilih.

Cara TopUp GoPay via ATM BRI


Sebelumnya pastikan di rekening BRI anda masih terisi saldo yang mencukupi untuk top-Up ke GoPay. Dan untuk langkah-langkah pengisian saldo GoPay di ATM BRI adalah sebagai berikut.

  1. Masukkan kartu ATM dan pilih bahasa serta input PIN
  2. Kemudian masuk ke menuLAINNYA >> PEMBAYARAN/PEMBELIAN
  3. Lalu pilih PEMBAYARAN/PEMBELIAN LAINNYA >> TOP UP GO-PAY
  4. Masukkan kode GoPay berdasarkan tipe layanannya disertai nomor ponsel akun anda
  5. Selanjutnya masukkan nominal saldo yang ingin di top-up
  6. Konfirmasi dengan menekan tombol OK dan lanjutkan sampai struk transaksi keluar dari mesin ATM

Perlu diperhatikan, Kode TOP-UP GoPay berlainan satu dengan yang lainnya, jadi jangan salah menginput kode didepan nomor handphone akun GoPay anda.

Kode TOP-UP GoPay


  • Kode GoPay Merchant: 301343
  • Kode Gopay Customer: 301341
  • Kode GoPay Driver: 301342

Contoh cara memasukkan kode transaksi topup gopay di mesin ATM, misalnya akan mengisi saldo di akun dengan nomor ponsel Telkomsel 081335123123 untuk layanan Gopay Driver, cara penulisannya yaitu 301342081335123123.

Biaya admin isi saldo Gopay


Adapun transaksi pengisian saldo ke akun GoPay dari ATM BRI yaitu Rp 1.000 Per transaksinya. Adapun nominal biaya admin tersebut bisa berubah setiap saat sesuai keputusan Bank BRI.

Kesimpulannya, selain bisa mengisi saldo GoPay via ATM Bank BRI, anda bisa juga memilih opsi lain untuk mengisi dompet digital anda, seperti top-up GoPay via Alfamart, ATM BCA, ATM BNI, ATM MANDIRI dan beberapa tempat layanan pembayaran lainnya.

Minggu, 15 Mei 2022

Cari Tahu Cara Daftar M Banking BCA Serta Cara Aktivasi Secara Mandiri di Sini!

Cara Daftar M Banking BCA. Melakukan transaksi hanya dengan beberapa kali klik tentu sangatlah praktis. Ini bisa Anda coba dengan mengaktifkan layanan mobile banking, seperti M Banking BCA. 

Selain praktis, tentu penggunaan M Banking akan menghemat waktu dan energi. Namun, banyak orang belum tahu cara daftar M Banking BCA yang rupanya bisa dilakukan sendiri tanpa ke bank.

Sebelumnya, pendaftaran M Banking memang hanya bisa dilakukan di bank saja. Namun, kini BCA memberikan akses kepada nasabahnya untuk melakukan pendaftaran M Banking via ATM center tanpa harus mengunjungi bank. 

Bahkan aktivasinya juga bisa dilakukan dengan mudah, lho. Ketahui cara daftar M Banking BCA serta aktivasinya berikut. 

Cara Daftar M Banking BCA

Cara Daftar M Banking BCA 

Seperti yang sudah disebutkan, kini mendaftar M Banking bisa via ATM BCA saja. Namun, nasabah perlu mempersiapkan beberapa hal. Pertama ialah kartu ATM dan hp dengan nomor yang akan digunakan sebagai SIM 1 di hp. 

  • Jika sudah, bisa segera mencoba langkah-langkah cara daftar M Banking di ATM BCA berikut ini:
  • Kunjungi ATM BCA dengan membawa kartu ATM BCA dan hp.
  • Selanjutnya masukkan kartu ATM BCA dan masukkan PIN rekening BCA seperti akan melakukan transaksi via ATM biasa.
  • Jika sudah, pada halaman menu utama pilihlah menu Transaksi Lainnya.
  • Lanjutkan dengan memilih opsi Daftar M-Banking.
  • Berikan konfirmasi dengan memilih kembali opsi Mobile Banking.
  • Kemudian, akan ditunjukkan ketentuan dan syarat yang ditetapkan oleh BCA. Baca seluruh ketentuan dengan teliti. Jika dirasa sudah jelas dan memenuhi syarat tersebut, tekan opsi YA untuk melanjutkan proses pendaftaran.
  • Masukkan nomor telepon yang akan digunakan untuk mengakses M Banking.
  • Konfirmasi dengan menekan tombol BENAR.
  • Lanjutkan dengan memasukkan PIN ATM BCA dan masukkan lagi jika diminta kembali.
  • Selanjutnya, pendaftar akan ditampilkan bukti pendaftaran dan juga akan mendapatkan print struknya.
  • Ambil print struk dan kartu ATM BCA.

Cara Aktivasi M Banking BCA

Usai melakukan cara daftar M Banking BCA seperti diatas, penting diketahui bahwasannya M Banking belum bisa langsung digunakan. Sehingga, Anda perlu melakukan aktivasi untuk mengaktifkan akun M Banking yang sudah didaftarkan sebelumnya melalui ATM. 

Cara aktivasi M Banking BCA ini hanya memerlukan kartu ATM serta ponsel yang sudah mendukung aplikasi M  Banking. Berikut langkah-langkahnya:

  • Pastikan sudah unduh aplikasi mobile banking BCA terlebih dahulu. Aplikasi ini bernama BCA Mobile dan bisa didapatkan dari Play Store maupun App Store. Hp android maupun iOS sudah mendukung aplikasi ini.
  • Jika sudah berhasil diunduh dan dipasang, buka aplikasi di hp.
  • Selanjutnya, akan langsung didapatkan 3 pilihan utama pada halaman depan. Pilihlah pilihan m-BCA untuk aktivasi M Banking BCA.
  • Berikutnya, akan ditampilkan ketentuan m-BCA kembali. Baca dan pahami ketentuan yang diberikan oleh m-BCA tersebut. Jika dirasa sudah menyanggupi ketentuan tersebut, tekan tombol Accept yang terdapat di bagian bawah tampilan.
  • Selanjutnya, masukkan nomor kartu ATM BCA yang didaftarkan. Nomor kartu ini terdapat di bagian depan kartu dengan jumlah 16 karakter. Jika sudah, tekan OK.
  • Kemudian, akan diminta untuk membuat kode akses. Kode ini merupakan kode yang perlu dimasukkan setiap akan mengakses BCA Mobile. Buatlah kode dengan jumlah 6 karakter gabungan dari angka dan huruf.
  • Pastikan mencatat kode akses tersebut agar tidak lupa. Jika sudah menentukan kode akses dan dituliskan dalam kedua kolom yang tersedia, tekan OK.
  • Terakhir, berikan konfirmasi pada BCA Mobile bahwa sudah setuju dengan syarat dan ketentuan yang ditetapkan. Tekan Send.

Praktis, bukan? Demi kemudahan akses dan transaksi, bisa segera melakukan cara daftar M Banking BCA di atas. Jangan lupa untuk menyimpan kode akses dan PIN agar keamanan transaksi tetap terjaga.


Minggu, 04 Oktober 2020

Cara Mengetahui Virtual Account Kartu BPJS untuk Pembayaran via Bank

Banyak peserta asuransi BPJS kesehatan kebingungan saat ingin membayar iuran bulanan melalui transaksi perbankan, entah melalui ATM atau dari aplikasi mobile Banking. Dimana ada kolom yang harus diisi berupa nomor virtual account (VA).
Mengetahui kode Virtual acoount BPJS untuk bayar via Bank

Lalu apa itu Virtual account Kartu BPJS ?. VA merupakan kode atau nomor rekening virtual yang digunakan untuk identifikasi saat peserta ingin membayar iuran BPJS melalui Bank. Saat ingin melakukan pembayaran BPJS melalui Bank Mandiri, BNI, BTN atau BRI nantinya kolom Virtual Account wajib diisi untuk melanjutkan prosesnya.

Sebenarnya mudah sekali untuk melihat maupun menghafal kode virtual account BPJS, dan Cara paling cepat yaitu bisa lewat aplikasi JKN Mobile di smartphone Android ataupun iPhone.

Baca Juga : Cara mengaktifkan Bayar BPJS Otomatis Bank Mandiri (Auto Debit) dan Cara bayar BPJS dari aplikasi BNI Mobile banking.

Cara Melihat Kode Virtual Account BPJS 

  1. Pasang aplikasi JKN Mobile, Bisa diunduh melalui Play Store
  2. Setelah membuat akun, Login ke aplikasi JKN
  3. Untuk mengetahui Virtual Account, pilih Menu Cek VA 
  4. Silahkan ditulis atau lakukan screenshot untuk menyimpannya ke memori ponsel
MELIHAT KODE VA bayar bpjs via bak mandiri bni btn bri


Di halaman Virtual account yang tertera di aplikasi JKN mobile tersebut akan terlihat beberapa kode VA untuk pembayaran BPJS melalui Bank BNI, MANDIRI, BRI dan BTN.

Untuk mempermudah menghafal kode virtual tersebut, cukup hafalkan saja lima nomor yang ada di depannya, dimana nomor berikutnya adalah kode kartu BPJS anda dengan menghilangkan dua angka didepannya.

virtual account Bank Mandiri diawali dengan angka 89888, BNI 88888, BRI 88888 dan BTN 88888. Sebagai contoh, Semisal kartu BPJS dnegan nomor 000123412345bisa dilihat cara penulisan kode VA-nya seperti di bawah ini:

  • BTN : 888880123412345
  • BNI: 888880123412345
  • BRI : 888880123412345
  • Mandiri : 898880123412345

Bila tidak ingin repot untuk mengingat atau menyimpan nomor VA BPJS, Bisa dengan mengakses langsung aplikasi JKN Mobile dari smartphone seperti tutorial diatas.

Selain itu, dengan menggunakan aplikasi JKN para peserta BPJS bisa melihat berbagai informasi terkait keanggotaannya, seperti menambah anggota keluaraga, Cek tagihan dan denda, Memanpilkan lokasi fasilitas kesehatan terdekat, melihat riwayat pembayaran beberapa bulan sebelumnya dan lain sebagainya.

Itulah tips mengetahui nomor virtual account kartu BPJS yang dapat admin bagikan di kesempatan kali ini, semoga bermanfaat untuk sobat pembaca semua.

Minggu, 09 Agustus 2020

Cara Kirim Saldo LinkAja ke DANA dan GoPay dari dalam Aplikasi

Banyak pilihan Dompet digital untuk keperluan transaksi saat ini, Bahkan satu orang bisa memiliki lebih dari satu platform seperti LinkAja, GoPay, Dana, OVO dan lain sebagainya. Dan ternyata proses transfer antara satu dengan lainnya dapat dilakukan tanpa melalui mesin ATM, Cukup dari dalam aplikasinya saja.
Kirim uang LinkAja ke DANA dan Gopay

Di dalam pembahasan kali ini, admin akan fokus pada langkah-langkah mentransfer saldo LinkAja ke dompet Dana dan GoPay. Dimana di saat-saat tertentu pengguna ingin berbagi saldo atau mengirimkan ke orang lain dari platform dompet digital berbeda tanpa melalui ATM. (Simak: Cara isi Saldo LinkAja via Mandiri Mobile dan ATM)

Suatu misal ada banyak saldo tersimpan di LinkAja, Lalu ada keinginan mengirimkan sebagian saldonya ke GoPay maupun DANA, maka bisa langsung diproses saat itu juga dengan melakukan transaksi kirim uang melalui aplikasi LinkAja. (Baca: Cara Isi Saldo OVO dari Mandiri dan BNI mobile Banking)

Cara Kirim Saldo LinkAja ke DANA


menu transfer uang LinkAja ke Dana

  1. Pastikan saldo mencukupi dan sudah mode Full service
  2. Buka aplikasi LinkAja di smartphone dan masuk ke akun anda
  3. Masuk ke menu “Kirim Uang” dan pilih metode “Rekening Bank”
  4. Klik pada opsi “Pilih Tujuan Bank” dan pilih CIMB Niaga
  5. Masukkan kode transfer diawali angka 8095+Nomor akun Dana, Misalkan: 809508555xxxxx
  6. Setelah itu klik tombol lanjut dan tulis nominal uang yang ingin ditransfer
  7. Bila data benar seperti yang diharapkan klik tombol Konfirmasi
  8. Masukkan PIN Akun LinkAja dan tunggu proses transfer selesai

Pilihan Bank Kirim LinkAja ke Dana

Tidak memerlukan waktu lama setelah proses kirim uang dari aplikasi LinkAja selesai maka otomatis saldo di DANA akan bertambah. Untuk memastikan coba buka aplikasi DANA dan lihat apakah uang sudah masuk atau belum.

Cara Kirim Saldo LinkAja ke GoPay


  1. Buka dan login ke akun LinkAja, lalu pilih Kirim Uang
  2. Pilih menu Rekening Bank dan tujuan pilih Bank Permata
  3. Masukkan kode awal 898 diikuti nomor akun GoPay tujuan
  4. Input nominal saldo yang akan dikirim dan tekan tanda centang
  5. Lakukan konfirmasi apabila sudah benar datanya dan input PIN LinkAja anda
  6. Tunggu prosesnya selesai dan saldo akan otomatis masuk ke akun GoPay yang dituju

Adapun pengguna Basic LinkAja yang ingin menikmati fitur kirim uang harus melakukan peningkatan fitur ke mode Full Service.

Adapun persyaratan dan cara upgrade akun basic ke full service LinkAja sangatlah mudah dan bisa dilakukan melalui aplikasi maupun datang langsung ke gerai Telkomsel terdekat dengan membawa bukti identitas diri seperti eKTP, Kartu KK dan selainnya.

Cara agar proses upgrade ke full service LinkAja supaya cepat dikabulkan dan tidak gampang tertolak saat proses verifikasi yaitu pastikan Foto eKTP yang diunggah terlihat jelas, bukan hasil editing. Lalu untuk foto selfie memegang KTP pastikan resolusi foto tinggi dan tulisan data identitas juga terlihat saat dilakukan zoom atau perbesaran.

Itulah cara mudah mentransfer uang / Saldo dari aplikasi LinkAja ke akun DANA dan GoPay, semoga bisa bermanfaat untuk pembaca semua.

Rabu, 15 Juli 2020

Tarik Uang di ATM BNI tanpa kartu Via Mobile Tunai

Proses pengambilan uang di mesin ATM tanpa menggunakan kartu menjadi tren baru dunia perbankan saat ini. Dimana untuk mempermudah nasabah melakukan transaksi penarikan uang meskipun tidak membawa kartu Debit tetap bisa dilakukan, dan keuntungan lainnya bisa meminimalisir kehilangan kartu karena tertelan di ATM.
mobile tunai BNI - ambil uang tanpa kartu ATM

Begitu pula nasabah bank BNI yang ingin melakukan transaksi penarikan uang di ATM bisa menggunakan fitur “Tarik Tunai” yang ada di aplikasi Mobile banking. Fitur ini menjadi langkah pertama saat kita ingin mengambil uang tanpa menggunakan debit card di mesin ATM. (Baca juga: Cara Daftar BNI SMS Banking melalui ATM dan kantor cabang)

Apakah fitur tarik Tunai tanpa kartu BNI aman digunakan ?, Sangat aman, dimana proses transaksi dan autentifikasi dilakukan secara berlapis, mulai dari tahap transaksi dari mobile banking pemilik akun sampai proses penarikan di ATM yang menggunakan kode OTP yang dikirim ke smartphone Tujuan (Pengambil uang). (Simak juga: Cara isi saldo OVO via BNI dan Mandiri mobile banking)

Cara Menggunakan Mobile Tunai BNI


Ada dua tahapan yang harus ditempuh saat ingin menarik uang tunai melalui ATM BNI tanpa kartu, yaitu Mengakses fitur Mobile tunai di aplikasi banking dan yang kedua melakukan transaksi penarikan di ATM.

Tahap pertama – Akses Mobile Tunai

  1. Jalankan aplikasi mobile banking BNI dan masuk dengan Username dan Password akun anda
  2. Setelah berhasil masuk, Pilih menu “Mobile Tunai” di halaman utama
  3. Di halaman selanjutnya tentukan pilihan Tujuan, Pilih “Diri sendiri” bila anda sendiri yang akan mengambilnya, atau “Orang lain”.
  4. Di bawahnya ketik nominal uang yang akan ditarik nantinya (Kelipatan Rp 50.000 s/d Rp 1.250.000), Tekan tombol lanjut
  5. Masukkan Password transaksi dan lanjutkan proses dengan menekan tombol lanjut
  6. Anda akan memperoleh nota transaksi, didalamnya ada nomor Transaksi yang nanti akan digunakan saat di mesin ATM (Untuk mempermudah, Silahkan simpan atau screenshot tampilan notanya)
menu tarik tunai di aplikasi mobile banking BNI

Tahap Kedua – Penarikan di Mesin ATM

  1. Untuk mengakses fitur penarikan uang tunai tanpa kartu, pertama tekan tombol Hot-key (Enter atau tombol "Accept" Warna hijau)
  2. Lalu pilih menu Mobile Tunai dan masukkan kode transaksi seperti yang ada di langkah sebelumnya, Lalu tekan tombol lanjutkan
  3. SMS Kode OTP dari BNI akan terkirim ke nomor handphone anda, masukkan kode tersebut
  4. Bila kode tepat, maka proses transaksi penarikan uang bisa dilanjutkan.

Bila anda ingin orang lain yang mengambil uang, semisal famili tidak memiliki rekening bank, lalu ingin anda kirimi uang melalui metode mobile Tunai, Hal ini mudah dilakukan.

Cukup pilih opsi “Orang lain” pada saat memilih tujuan di aplikasi mobile banking BNI. Nantinya anda akan disuruh memasukkan nomor handphone dan Nama penerima. Dimana proses pengambilan uang tunai tanpa kartunya sama saja seperti langkah diatas, dimana Kode OTP akan dikirim ke nomor penerima yang nantinya digunakan untuk verifikasi di ATM.

Jadi kesimpulannya, dengan menggunakan fitur Mobile Tunai, Orang lain yang tidak memiliki rekening Bank BNI juga bisa melakukan penarikan uang tanpa kartu ATM.

Jumat, 28 Februari 2020

Cara Daftar BNI SMS Banking melalui ATM dan Kantor Cabang

Sebelum bisa menggunakan fitur SMS banking BNI, Terlebih dulu pemilik rekening harus melakukan Registrasi dan Aktivasi. Dimana satu nomor selular hanya bisa untuk satu rekening saat pendaftaran dan harus dalam kondisi aktif.
Format dan registrasi SMS BANKING BNI

BNI SMS Banking bisa dijalankan pada smartphone berbasis Android, iOS dan juga ponsel biasa (Jadul) bersistem Java, symbian dan sebagainya. Asalkan ponsel bisa diisi SIM Card dan digunakan untuk berkirim pesan, pasti bisa dipakai untuk transaksi.

Adapun proses pendaftaran dan aktivasi SIM Card untuk digunakan bertransaksi BNI SMS Banking bisa dilakukan dengan dua cara, yaitu:

  1. Daftar dan aktivasi melalui mesin ATM
  2. Datang ke kantor cabang BNI terdekat

Bila mendatangi kantor BNI cabang terdekat untuk mendaftar dan mengaktifkan SMS Banking, Maka akan lebih memudahkan nasabah untuk bertanya beberapa hal yang belum diketahui, seperti cara penggunaan, Format penulisan SMS Transaksi seperti format SMS untuk transfer uang, pembelian token listrik, membayar Listrik Bulanan, bayar asuransi dan lain sebagainya.

Namu bagi beberapa orang, mengantri di loket customer service bank jadi sangat membosankan. Maka ada pilihan lain untuk proses registrasi kartu selular untuk penggunaan BNI SMS Banking, yaitu lewat mesin ATM.

2 Pilihan Registrasi & Aktivasi BNI SMS Banking


1. Melalui ATM


  • Siapkan kartu debit dan masuk dengan PIN ATM BNI anda
  • Pilih "Registrasi e-Channel", lalu ke menu "BNI SMS Banking"
  • Masukkan nomor ponsel dan buat 6 Digit PIN
  • Input Kode OTP yang didapat dari SMS yang terkirim di ponsel


Bila berhasil, akan keluar struk aktivasi dan di nomor Ponsel yang terdaftar juga akan muncul SMS Dari 3346 yang memberitahukan kalau aktivasi SMS Banking berhasil dan dapat digunakan untuk melakukan transaksi finansial.

2. Melalui Cabang BNI


  • Bawa kartu identitas diri (SIM, KTP atau Passport)
  • Membawa bukti buku tabungan dan Kartu Debit BNI
  • Datangi petugas untuk melakukan proses pendaftaran dan mengaktifkan BNI SMS Banking

Baca Juga Tips Banking berikut:
Cara isi saldo ShopePay via Transfer BNI dan Mandiri
Cara Lihat Riwayat Transaksi di Aplikasi Mobile BNI
Mengatasi Aplikasi BNI Mobile Error / Tidak bisa Login

Setelah kedua cara diatas dilakukan, maka saat itu pula kita bisa langsung bertransaksi finansial melalui SMS Banking BNI Seperti Transfer, Pembayaran, Pembelian, e-Commerce, Informasi saldo atau mutasi rekening dan selainnya.

Sebagai catatan, Pastikan pulsa utama kartu selular sudah terisi minimal Rp 2000 untuk sekali transaksi, karena biaya transaksi melalui BNI SMS Banking setiap provider selular seperti Telkomsel, iM3, XL dan selainnya bisa bervariasi.

Adapun bagi pengguna aplikasi SMS Banking tidak perlu menghafal format penulisan SMS saat bertransaksi karena sudah menggunakan antarmuka menu aplikasi.

Namun bagi yang tidak ingin menginstall aplikasi BNI SMS Banking, bisa melakukan cara manual dengan berkirim SMS ke nomor 3346 (Pusat pesan BNI) dan mengetik secara manual format transaksi.




Format transaksi BNI SMS Banking



Menu Fitur Format
Informasi Informasi Saldo SAL
Mutasi Transaksi HST
Daftar Rekening DAFTAR REKENING
Ganti PIN PIN<spasi>(PIN Baru)<spasi>(PIN Lama)
Ganti Rekening GANTI<spasi>REKENING<spasi>(No.Rek Yang Akan Digunakan Transaksi SMS Banking)
Rekening DPLK INQ<spasi>DPLK<spasi>(No.Rek. DPLK (BNI Simponi))
Kartu Kredit BNI TAG<spasi>BNI<spasi>(No. Kartu Kredit BNI)
Telepon Pasca Bayar XL Xplor TAG<spasi>PLOR<spasi>(No. Ponsel Xplor)
3(Tri) TAG<spasi><spasi>(No. Ponsel Tri)
Kartu Halo TAG<spasi>HALO<spasi>(No. Ponsel Kartu HALO)
Indosat Ooredoo TAG<spasi>INDOSAT<spasi>(No. Ponsel Indosat)
Telkom TAG<spasi>TELKOM<spasi>(4 digit Kode Area+No. Telp)
Smartfren TAG<spasi>SMARTFREN<spasi>(No. Ponsel Smartfren)
Listrik TAG<spasi>PLN<spasi>(No. ID Pelanggan)
Internet/TV Berlangganan Indovision TAG<spasi>INDOVISION<spasi>(No. ID Pelanggan)
Transvision TAG<spasi>TRANSVISION<spasi>(No. ID Pelanggan)
Telkom TAG<spasi>TELKOM<spasi>(No. ID Pelanggan)
E-Commerce BNI Debit Online BELI<spasi>VIRTUAL<spasi>CARD<spasi>NUMBER<spasi>(Nominal)
Transfer Transfer Rekening BNI TRANSFER<spasi>(No Rek Tujuan)<spasi>(Nominal Transfer)
Dengan berita TRANSFER<spasi>(No Rek Tujuan)<spasi>(Nominal Transfer)<spasi>#Berita#
Dengan notifikasi TRANSFER<spasi>(No Rek Tujuan)<spasi>(Nominal Transfer))<spasi>(No.Telp. Penerima)
Transfer Antar Bank TRANSFER<spasi>ANTARBANK<spasi>(KodeBank+Rek.Tujuan)<spasi>(Nominal Transfer)<spasi>##
Pembayaran Kartu Kredit BNI PAY<spasi>BNI<spasi>(No. Kartu Kredit)<spasi>(Jumlah Pembayaran)
Bukopin PAY<spasi>BUKOPIN<spasi>(No. Kartu Kredit)<spasi>(Jumlah Pembayaran)
Citibank PAY<spasi>CITIBANK<spasi>(No. Kartu Kredit)<spasi>(Jumlah Pembayaran)
CIMB Niaga PAY<spasi>NIAGA<spasi>(No. Kartu Kredit)<spasi>(Jumlah Pembayaran)
Danamon PAY<spasi>DANAMON<spasi>(No. Kartu Kredit)<spasi>(Jumlah Pembayaran)
HSBC PAY<spasi>HSBC<spasi>(No. Kartu Kredit)<spasi>(Jumlah Pembayaran)
Bank Mega PAY<spasi>MEGA<spasi>(No. Kartu Kredit)<spasi>(Jumlah Pembayaran)
Bank Permata PAY<spasi>PERMATA<spasi>(No. Kartu Kredit)<spasi>(Jumlah Pembayaran)
ANZ PAY<spasi>ANZ<spasi>(No. Kartu Kredit)<spasi>(Jumlah Pembayaran)
BRI PAY<spasi>BRI<spasi>(No. Kartu Kredit)<spasi>(Jumlah Pembayaran)
Standard Chartered PAY<spasi>SCB<spasi>(No. Kartu Kredit)<spasi>(Jumlah Pembayaran)
Panin PAY<spasi>PANIN<spasi>(No. Kartu Kredit)<spasi>(Jumlah Pembayaran)
Telepon Pasca Bayar Indosat PAY<spasi>INDOSAT<spasi>(No. Ponsel Indosat)
XL Xlor PAY<spasi>PLOR<spasi>(No. Ponsel Xplor)
Tri (3) PAY<spasi><spasi>(No. Ponsel Tri)
Telkom PAY<spasi>TELKOM<spasi>(4 digit Kode Area+No. Telp)
Telkomsel HALO PAY<spasi>HALO<spasi>(No. Ponsel Kartu HALO)
Smartfren PAY<spasi>SMARTFREN<spasi>(No. Ponsel Smartfren)
Listrik Tagihan Listrik PLN PAY<spasi>PLN<spasi>(No. ID Pelanggan)
Non Tagihan PLN PAY<spasi>PLNNONTAGLIS<spasi>(No. ID Pelanggan)
BPJS Ketenagakerjaan Penerima Upah PAY<spasi>BPJSTK<spasi>PU<spasi>(No. Tagihan)<spasi>(Jumlah Bulan)
Tenaga Kerja Indonesia PAY<spasi>BPJSTK<spasi>TKI<spasi>(Kode Bayar)<spasi>(Jumlah Bulan)
Bukan Penerima Upah PAY<spasi>BPJSTK<spasi>BPU<spasi>(NIK KTP)<spasi>(Jumlah Bulan)
TV/Internet Berlangganan Transvision PAY<spasi>TRANSVISION<spasi>(No. Pelanggan)
MNC Vision/Indovision/TopTV/Okevision PAY<spasi>MNCVISION<spasi>(No. Pelanggan)
First Media PAY<spasi>FIRSTMEDIA<spasi>(No. Pelanggan)
Internet Telkom PAY<spasi>TELKOM<spasi>(No. Pelanggan)
BPJS Kesehatan PAY<spasi>BPJSTKES<spasi><spasi>(Kode Peserta)<spasi>(Jumlah Bulan)
Air/PAM dan IPL PAY<spasi>PAM<spasi>(Nama PDAM atau IPL)<spasi>(No. Pelanggan)
Tiket Garuda Indonesia PAY<spasi>GARUDA<spasi>(Kode Bayar)
Lion Air PAY<spasi>LION<spasi>(Kode Bayar)
Citilink PAY<spasi>CITILINK<spasi>(Kode Bayar)
Penerimaan Negara Pajak Daerah PAY<spasi>PAJAKDAERAH<spasi>(Daerah)<spasi>(No.Objek)
PNBP AHU (Fidusia) PAY<spasi>PNBPAHU<spasi>(No.Tagihan)
PBB PAY<spasi>PBB<spasi>(No. Objek)<spasi>(Tahun Pajak SPPT)
Zakat/Infaq/Qurban Zakat ZAKAT<spasi>(Nama Badan Zakat)<spasi>(Nominal)
Infaq INFAQ<spasi>(Nama Badan Infaq)<spasi>(Nominal)
Qurban QURBAN<spasi>(Nama Badan Qurban)<spasi>(Nominal)
Asuransi Jiwasraya PAY<spasi>JIWASRAYA<spasi>(Kode Peserta)
Prudential PAY<spasi>PRUDENTIAL<spasi>(Jenis Pembayaran)<spasi>(No.SPAJ/Polis)<spasi>(Nominal)
AJB Bumiputera PAY<spasi>BUMIPUTERA<spasi>(Jenis Pembayaran)<spasi>(No.SPAJ/Polis)
Pinjaman Personal Citibank PAY<spasi>KTA<spasi>CITIBANK<spasi>(No.Rek)<spasi>(Nominal)
HSBC PAY<spasi>KTA<spasi>HSBC<spasi>(No.Rek)<spasi>(Nominal)
DBS/Eks-ANZ PAY<spasi>KTA<spasi>ANZ<spasi>(No.Rek)<spasi>(Nominal)
Standard Chartered PAY<spasi>KTA<spasi>SCB<spasi>(No.Rek)<spasi>(Nominal)
Samsat PAY<spasi>SAMSAT<spasi>(Kode Samsat+Kode Bayar)
Angsuran/Multi Finance NSC Multi Finance PAY<spasi>NSC<spasi>(No. Kontrak)
Adira Finance PAY<spasi>ADIRA<spasi>(No. Kontrak)
FIF PAY<spasi>FIF<spasi>(No. Kontrak)
Finansia/Kredit Plus PAY<spasi>KREDITPLUS<spasi>(No. Kontrak)
BNI Multi Finance PAY<spasi>BNIMF<spasi>(No. Kontrak)
Astra Credit Company PAY<spasi>ACC<spasi>(No. Kontrak)
Oto Credit PAY<spasi>OTO<spasi>(No. Kontrak)
SMS Finance PAY<spasi>SMS<spasi>(No. Kontrak)
SBMPTN PAY<spasi>SBMPTN<spasi>(Kode Bayar)
KAI PAY<spasi>KAI<spasi>(Kode Bayar)
UM PTKIN PAY<spasi>UMPTKIN<spasi>(No.SIP)
PGN PAY<spasi>PGN<spasi>(No.Pelanggan)
TKI PAY<spasi>TKI<spasi>(Kode Bayar)
Pembelian Pulsa HP/Telepon Telkomsel TOP<spasi>(No. Ponsel)<spasi>(Nominal)
3 (Tri) TOP<spasi><spasi>(No. Ponsel)<spasi>(Nominal)
Smartfren TOP<spasi>FREN<spasi>(No. Ponsel)<spasi>(Nominal)
Indosat Ooredoo TOP<spasi>(No. Ponsel)<spasi>(Nominal)
XL/Axis TOP<spasi>L<spasi>(No. Ponsel)<spasi>(Nominal)
Token Listrik Token PLN Prepaid TOP<spasi>PLN<spasi>(ID Pel./No. Meter)<spasi>(Nominal)
Cek Status CEK<spasi>PLN<spasi>(ID Pel./No. Meter)<spasi>(Nominal)
Paket Data Pulsa Internet Telkomsel TOP<spasi>PULSA<spasi>INTERNET<spasi>(No. Telp)<spasi>(Denominasi)
XL Data TOP<spasi>(Jenis Paket)<spasi>(No. Telp)
Indosat Ooredoo TOP<spasi>(Jenis Paket)<spasi>(No. Telp)
Tap Cash TOP<spasi>TAPCASH<spasi>(No.Kartu)<spasi>(Nominal)
Top Up Unikqu TOP<spasi>UNIKQU<spasi>(No.Telp)<spasi>(Nominal)
Top Up Go-Pay Top Up Go-Jek Driver TOP<spasi>GOPAY<spasi>DRIVER<spasi>(No.Telp)<spasi>(Nominal)
Top Up Go-Pay Customer TOP<spasi>GOPAY<spasi>CUSTOMER<spasi>(No.Telp)<spasi>(Nominal)
Top Up Go-Pay Merchant TOP<spasi>GOPAY<spasi>MERCHANT<spasi>(No.Telp)<spasi>(Nominal)
Pembelian Lainnya Pertamina LPG 3KG PAY<spasi>LPG3KG<spasi>(ID Pangkalan)<spasi>(ID Agent)<spasi>(Jumlah Pembelian)<spasi>(Tanggal Pengiriman ddmmyyyy)

Itulah pembahasan tentang cara registrasi & Aktivasi BNI SMS Banking melalui ATM dan kantor cabang, serta format penulisan transaksi via SMS bagi yang tidak menggunakan antaruka tampilan aplikasi.

Sabtu, 15 Februari 2020

Cara Mengaktifkan Login Mandiri Mobile dengan Sidik Jari

Fitur keamanan terbaru Aplikasi Mobile Banking mandiri yaitu login menggunakan verifikasi sidik jari. Dengan kemudahan tersebut para nasabah yang memiliki smartphone dengan fitur fingerprint bisa menggunakannya untuk autentifikasi.
mengaktifkan sidik jari mandiri online

Di fitur sebelumnya, ketika ingin masuk ke akun Mandiri mobile banking harus memasukkan Username dan Password. Dan seringkali kekhawatiran kata sandi salah sebanyak 3 kali menjadikan akun kita diblokir.

Login ke mandiri mobile banking dengan sidik jari bisa menjadi opsi termudah saat sering terburu-buru melakukan transaksi. Bahkan bila sering salah input password, maka gunakan scanner fingerprint di ponsel untuk masuk ke akun,

Simak juga: Cara isi saldo ShopeePay via ATM Mandiri dan BNI serta tutorial cara membuka Blokir Mandiri Online tanpa datang ke Bank.

Untuk menikmati fitur masuk dengan fingerprint, aplikasi Mandiri mobile banking harus terlebih dahulu diperbarui .

Bila smartphone sobat sebelumya disetting tidak update aplikasi otomatis, maka cara memperbaruinya gampang, cukup Jalankan Play Store kemudian tekan menu pojok kiri atas, Pilih 'Aplikasi Saya' dan selanjutnya tekan tombol update pada sisi kanan ikon mandiri mobile.

Adapun cara mengaktifkan sidik jari untuk masuk ke akun mandiri Online banking, silahkan simak langkah-langkahnya berikut ini:

1. Update versi terbaru mandiri mobile banking melalui play store
2. Jalankan aplikasi dan login dulu menggunakan username dan password seperti biasanya.
3. Di halaman utama, masuk ke bagian menu pojok kiri atas

Menu pengaturan aktivasi sidik jari mandiri mobile

4. Kemudian pilih Pengaturan, dan Centang opsi 'Login dengan sidik jari'
5. Akan muncul syarat dan ketentuan di layar, silahkan dibaca dan tekan tombol Setuju.

verifikasi scan sidik jari mandiri online banking

6. Bila muncul tulisan 'Aktifkan otentifikasi sidik jari untuk Mandiri online', silahkan tempelkan sidik jari anda ke pemindai ponsel.
7. Bila benar, maka akan ada notifikasi di layar bila fitur login dengan sidik jari sudah diaktifkan.

Untuk mencoba apakah fitur berhasil diaktifkan atau tidak, silahkan keluar dulu dari aplikasi (Logout). Selanjutnya buka kembali mandiri banking dan tekan tombol (ikon) sidik jari di layar, lalu pindai jari anda.



Bila berhasil masuk tanpa menginput password akun mandiri banking, maka aktifasi sidik jari pada smartphone anda berhasil dilakukan.

Catatan : Pastikan dulu sobat sudah mengaktifkan kunci layar fingerprint pada ponsel, Bila belum maka proses aktifasi seperti diatas tidak bisa diteruskan.

Tonton Video tutorial lengkapnya di bawah ini:



Kesimpulannya, Meskipun login dengan password saya rasa lebih kuat keamanannya daripada menggunakan sidik jari, namun nasabah bank mandiri yang ingin serba cepat dan suka terburu-buru dalam bertransaksi dengan aplikasi mobile, tentu mengaktifkan login fingerprint menjadi pilihan terbaik.

Baca juga : Cara Cek bukti transfer dan transaksi mandiri Mobile dan Cara bayar BPJS kesehatan via Aplikasi mandiri Online banking.

Dan mengapa admin berasumsi kalau kunci sidik jari tidak sepenuhnya aman ?, karena dalam kondisi tertentu, seperti saat anda tertidur pulas, jari anda bisa ditempelkan orang terdekat untuk login tanpa sepengetahuan anda.

Itulah pembahasan fitur terbaru aplikasi mandiri banking yaitu otentifikasi login tanpa password alias dengan scan sidik jari. Bila ada kesulitan, silahkan bertanya melalui kolom komentar dan jangan lupa subscribe dan share video-nya bila bermanfaat.